Spielberg — Scorsese — Nolan

Ada beberapa sutradara yang saya selalu tunggu filmnya.

Dari beberapa sutradara ini, saya punya film favorit yang membuat saya menyukai karya mereka.

Christopher Nolan

Bermula dari Memento, saya lalu mengikuti semua filmnya.

The Prestige, Trilogy of The Dark Knight, Inception, Insterstellar, Dunkirk.

Semua jadi favorit. Saya menonton Insomnia juga, tapi itu terlalu biasa.

Sutradara ini menabrak pola, bahwa alur harus linear. Di tangan Nolan, alur bisa dibuat seacak mungkin. Apalagi, dia suka bermain dengan waktu. Permainan waktu menjadi andalan Nolan.

Orang yang pernah menonton film Nolan, pasti paham apa yang dimaksud dengan “permainan waktu”.

Steven Spielberg

Sutradara yang membuat Indiana Jones, Jurassic Park, Ready Player One, Tintin, Minority Report, Terminal, War of The Worlds, dan masih banyak lagi.

Ia dapat membuat action + adventure sebesar mungkin, tapi tidak sekadar mengandalkan ledakan besar-besaran (Michael Bay menurut saya cuma menang di ledakan saja. 🥸)

Saya melihat Spielberg sebagai penghasil film petualangan yang tidak biasa, ada unsur aksi, unsur misteri, dan kejutan yang tak terduga.

Martin Scorsese

Sutradara yang saya sebut akan klasik-klasik, bisa jadi yang disebut orang-orang juga. Martin Scorsese, salah satu contohnya.

The Irishman, Taxi Driver, The Departed, Casino, Shutter Island, The Wolf of Wall Street, Gangs of New York, Raging Bull, The Aviator, dll.

Saya menyebutnya sebagai spesialis film mafia, film gangster.

Karena film mafia/gangster buatan Scorsese selalu dikemas dengan sangat baik.

David Fincher

Fight Club, Social Network, Seven, Gone Girl, Zodiac, The Curious of Benjamin Button, The Game, Panic Room.

Suka film Thriller dengan kejutan spesial di ujung film?

Coba tonton film karya David Fincher. Film tentang Facebook & Mark Zuckerberg saja bisa semenarik itu. I mean, film tentang asal mula social ternama bisa menjadi drama — thriller sebagus itu.

Rian Johnson

Looper, Star Wars: The Last Jedi, Knives Out. 3 film ini membuat saya tertarik untuk mengikut film Rian Johnson.

Termasuk sutradara yang melanggar beberapa pola dan cara bercerita.

Contohnya, siapa yang menyangka Luke Skywalker akan membuang lightsaber dan menyangkal The Force?

Ini memang kontroversial bagi fans Star Wars. Tapi apa yang ditawarkan sebenarnya cukup menarik.

Edgar Wright

Shaun of The Dead, Hot Fuzz, The World’s End, Baby Driver, Scott Pilgrim.

Kemampuan komedi pada film-filmnya, jelas tidak biasa. Formulanya fresh, dan cross genre nya juga menarik.

Di Hot Fuzz, kita akan mendapat action, comedy, thriller, mystery. Begitu juga di Shaun of The Dead dan World’ End.

Alfred Hitchcock

Sutradara yang terkenal dengan spesialis suspense.

Psycho, Rear Window, Vertigo, North by Northwest. Film jadul yang entah kenapa masih sangat kuat ditonton sampai sekarang.

Yang mau belajar basic Thriller dan Suspense, bisa dicari tips dari Hitchcock di internet.

Quentin Tarantino

Saya lupa menyebut nama ini, di versi podcast. Tapi saya pastikan akan menyebut Tarantino di versi blog.

Tarantino masih mempertahankan unsur film klasik, seperti dialog panjang, pengambilan gambar dan editing seperti film klasik.

Tarantino juga punya universe sendiri. Universe di dunia nyata, dan di dunia film. Namun, itu bisa dibahas di lain kali.

Filmnya yang selalu menjadi favorit:

Pulp Fiction, Inglourious Basterd, Django Unchained, Hateful Eight, Once Upon A Time in… Hollywood.

Joko Anwar

Satu-satunya sutradara asal Indonesia yang karyanya selalu saya tunggu.

Saya sudah menonton:

Kala, Pintu Terlarang, Janji Joni, Pengabdi Setan, Modus Anomali.

Dan itu semua punya kualitas di rata-rata, membuat saya percaya film Indonesia bisa memberi genre yang berbeda dan kualitas yang oke.

Itu saja sutrada film favorit saya. Ada pula film yang bisa dijadikan rekomendasi untuk menonton.

Semoga bermanfaat.

Sekian dan bermanfaat.

Podcast Spotify: Aldy Pradana

Talks about Social Media, Movies, & Pop culture | Personal Blog: aldypradana.com | Instagram: @aldy_pradana17 & @arsenio.store.id

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store