Podcast, Anchor, dan Peluang Tampil di Google Search

Saya memulai Podcast pada September 2020. Biasanya, saya berbicara seputar movies, pop culture, dan jualan online saya: Arsenio Store ID.

→ https://www.tokopedia.com/arseniostoreid

Saya menggunakan Anchor untuk mengupload file podcastnya. Dari Anchor (aplikasi atau website), episode podcast saya tersebar secara otomatis ke Spotify Podcast, Apple Podcast, Overcast, dan beragam platform podcast lainnya.

Setelah berjalan beberapa bulan, saya mendapat data statistik yang bisa saya ambil.

Episode Podcast Tersebar ke Banyak Negara

Secara keseluruhan, podcast saya sudah dimainkan 1,3K kali. Mungkin terkesan banyak, tapi ada yang mendengarkan full sampai episodenya habis, ada yang cuma mendengar sampai setengah episode saja.

Anchor dapat menyebarkan episode podcast ke banyak negara. Kelebihannya, “mendunia”. Kekurangannya, pendengar utama belum tentu dari negara sendiri.

Sekarang, pendengar saya paling banyak justru dari Amerika Serikat 55%, Indonesia 27%, Jerman 14%, dan sisanya, dari negara lain.

Untungnya, masih ada data spesifik. Seperti dari Indonesia: Jakarta 40%, Jawa Timur 32%, Jawa Barat 11%, Jawa Tengah 3%. Sisanya, 1% dari banyak provinsi, seperti Papua Barat, Gorontalo, Yogyakarta, Banten, dan masih banyak lagi.

Muncul di Google Search

Anchor mengupload file podcast ke banyak platform podcast. Salah satunya, Google Podcast.

Karena terupload juga di Google Podcast, podcast saya dapat tampil di Google Search.

Saya tahu ini, setelah saya iseng searching: Podcast Aldy Pradana di Google.

Mau dalam bentuk pencarian text maupun images, hasilnya ternyata melebihi ekspektasi saya. Banyak sekali episode podcast saya yang keluar di halaman pertama Google.

Kalau bagian deskripsi episode podcast ditulis dengan baik, podcastnya akan berada di halaman pertama dan berada di paling atas Google Search.

Itu menjelaskan kenapa pendengar saya ada yang berasal dari Sulawesi, Kalimantan, Riau. Karena podcast saya juga muncul di Google Search (tidak cuma di platform podcast saja).

Awalnya, saya tidak heran pendengar saya paling banyak itu dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Saya sebelumnya pernah tinggal di sana, mungkin ada beberapa kerabat yang play salah satu episode podcast saya.

Tapi bisa sampai keluar pulau Jawa jelas sesuatu yang tidak saya sangka. Karena sebelumnya, saya tidak tahu kalau podcast bisa tampil di Google Search. Saya mengira cuma di aplikasi podcast saja.

Kesimpulan

Jadi, bagi yang ingin memanfaatkan format audio sebagai sarana promosi, sangat direkomendasikan.

Text, video, audio, bisa dihajar semua demi mengincar hasil yang maksimal. Paling gampang, buat konten tertulis dulu (nanti bisa untuk website), rekam video (untuk Youtube + Instagram), lalu olah hasil video menjadi audio (upload ke Podcast).

1 konten mewakili Text, Video, Audio.

Semoga postingan ini bermanfaat. Sekian dan terima kasih.

Social Media: https://beacons.ai/aldypradana17

Talks about Social Media, Movies, & Pop culture | Personal Blog: aldypradana.com | Instagram: @aldy_pradana17 & @arsenio.store.id

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store