Konser Art Visual NOAH: Perjalanan Tak Putus (Vidio)

Saya penasaran dengan konser virtual NOAH.

Sebelumnya, NOAH pernah melakukan konser juga, dan katanya bagus, tampilan visualnya sangat modern. Makanya, saya ingin merasakan langsung dengan membayar 20 ribu dan mendownload aplikasi Vidionya.

Sistem pembayaran cukup beragam, tapi saya pakai DANA untuk membayar konser tersebut.

Tepat jam 20.00, konser dimulai.

Puisi membuka konser, beserta visual yang menarik ditemani dua tokoh utama, yang menjadi pembawa cerita di konser ini.

Ini jatuhnya seperti drama dengan alunan lagu NOAH. Setiap cerita dan kejadian yang terjadi di dalam drama, akan berkesinambungan dengan lagu yang dibawakan NOAH.

Ada selipan teatrikal.

Selama NOAH membawakan lagu, ada selipan teater untuk memperkuat drama yang ada. Mempertebal lirik yang dinyanyikan Ariel. Saat lagu gelap, dengan nada minor + teatrikal, memang terasa sangat pas.

Sayangnya, tidak sepenuhnya live.

Menurut saya, penampilannya tidak live. Rekaman. Tapi rekaman versi live. Versi baru.

Bukan rekaman sesuai dengan mp3 yang bisa kamu dengarkan di Spotify. Musiknya yang mereka bawakan di konser, benar-benar fresh.

Ini lagu yang mereka bawakan:

Kala Cinta Menggoda. Kau Udara Bagiku. My Situation. Separuh Aku. Suara Pikiranku. Menunggu Pagiku. Membebaniku. Wanitaku. Cobalah Mengerti. Tak Lagi Sama. Dilema Besar. Walau Habis Terang. Jalani Mimpi.

Durasi pas 1 jam.

Apakah terasa sangat modern?

Iya.

Apakah saya pertama kali menonton konser seperti itu?

Iya.

Tapi, apakah berkesan?

Hmmm……

Ini kekurangannya.

Tidak ada interaksi antar pemain band dengan penonton. Tidak ada sapaan di awal, tidak ada kata perpisahan di akhir.

Saya hanya melihat NOAH, mendengar lagu NOAH dan sudah. Itu pun porsinya sedikit terbagi dengan porsi drama dan teatrikal.

NOAH bisa tampil di atas awan tidak cukup. Drama yang cukup banyak, malah mengurangi porsi NOAH. Dimana, saya bayar konser untuk NOAHnya.

Terlepas dari hal itu.

Memang ada opsi: konser atau konser + meet n greet.

Mungkin di sana, akan terasa personal. Kedekatan antar personil dan penggemar akan terasa.

Mungkin memang, dibuat secara terpisah agar menyuguhkan konser yang berbeda.

Versi Audio (Podcast):

Episode Podcast Lainnya:

Talks about Social Media, Movies, & Pop culture | Personal Blog: aldypradana.com | Instagram: @aldy_pradana17 & @arsenio.store.id

Talks about Social Media, Movies, & Pop culture | Personal Blog: aldypradana.com | Instagram: @aldy_pradana17 & @arsenio.store.id