Haruskah Film/Cerita Punya Pesan Moral?

Pesan moral menjadi sosok yang dicari-cari beberapa penonton film. Pesan moral diharuskan untuk ada di beberapa cerita pendek. Pertanyaannya, apakah pesan moral itu wajib ada?

Jawaban saya: Ya dan Tidak.

Mau ada, silakan. Kalau tidak ada, juga tak apa.

Itu menunjukkan para kreator dibebaskan untuk menaruh pesan moral atau tidak di karyanya. Dan para penikmat karya, dibebaskan untuk memilih. Mau yang berpesan moral atau tidak.

Seharusnya semudah itu.

Bagi saya, apapun bisa jadi pesan moral.

Misal,

Suatu adegan film, cowok ingin menjemput ceweknya. Ia berangkat mengendarai motor. Saat di jalan, ia menemukan ranting kayu di tengah jalan. Cowok ini, mengambil ranting kayu tersebut dan menaruhnya di tong sampah. Ia lalu melanjutkan perjalanannya ke rumah pacarnya.

Ia menyingkirkan ranting kayu sudah menjadi pesan moral. Tidak perlu sosok orang menasehati ini-itu, agar semakin gamblang pesan yang ingin disampaikan.

Contoh lagi,

Seorang laki dikejar beberapa preman. Ia berlari sekenceng mungkin. Ia melompati pagar, melawan arus jalan. Lelaki ini terus berlari hingga memasuki perumahan. Ia melihat ada kakek-kakek berjalan dengan tongkat, ia memelankan langkahnya dengan badan sedikit membungkuk. Ia lari kembali sekencang-kencangnya, setelah melihat preman sudah berada di dekatnya.

Cuma sekilas, tapi jelas ada pesan yang ingin diraih. Apa pesan moralnya? Silakan cari sendiri. 🥸

Pesan moral tidak menjadi suatu keharusan.

Mau ada, silakan. Kalau tidak ada, juga tak apa.

Kreator bebas membuat suatu karya, para penikmat boleh memilih mau menikmati karya yang seperti apa.

Versi podcast: Aldy Pradana

Talks about Social Media, Movies, & Pop culture | Personal Blog: aldypradana.com | Instagram: @aldy_pradana17 & @arsenio.store.id

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store