Anda Tidak Bisa Membuka Bisnis Dengan Mental Karyawan | Garyvee (Text Experience)

Image for post
Image for post

Instagram: @arsenio.sneakers |Tokopedia: Arsenio Sneakers Store

Saya ada satu video dari Garyvee yang terus saya ulang-ulang.

Video itu punya banyak kalimat yang menampar saya. Mungkin, akan saya pecah ke beberapa postingan. Supaya tiap satu postingan bisa fokus ke satu tema pembicaraan.

Dan pada postingan ini, temanya seputar dengan orang yang hendak memulai bisnis, tapi mental karyawan masih menguasai diri. (dari menit ke 10, detik ke 44).

Semua dimulai dari seseorang yang datang ke presentasi Garyvee dan bertanya,

“Saya punya masalah.”

“Seperti, jika saya tidak punya rencana, katakanlah saya ingin pergi ke Everest. Jika saya tidak memiliki peta, maka saya tidak bisa pergi ke atas.”

“Itu sebabnya, saya membutuhkan terlalu banyak waktu untuk merencanakan sesuatu. Apa saran Anda?”

Berikut adalah jawaban dari Garyvee: Inilah mengapa banyak orang bukan pengusaha.

Kerangka kerja Anda adalah eksekutif nomor empat yang luar biasa.

Saya ingin Anda bekerja untuk saya.

Kemungkinannya kecil bagi Anda, untuk membangun sesuatu yang sukses, dengan begitu banyak ketakutan di kepala Anda.

Mulailah berlatih melakukan sesuatu tanpa “peta”.

Atau letakkan “petanya” dan ikuti orang lain.

Dengarkan saya.

Tidak ada yang salah dengan mengikuti orang lain.

Tidak ada salahnya menjadi nomor dua, tiga, empat. Generasi ini berkata, bahwa setiap orang harus menjadi pendiri, CEO, dan wirausaha. Itu menggelikan.

Sama seperti 20 tahun lalu, ketika setiap orang harus pergi ke perguruan tinggi. Itu menggelikan.

Tidak semua orang harus seperti itu.

Jadi, jika Anda sangat menginginkannya secara ideologis, Anda harus mulai pergi ke hutan tanpa peta. Anda harus mencobanya.

Jika Anda tidak mampu melakukannya, maka Anda harus mundur selangkah dan berkata, “Saya akan mengikuti orang lain.”

***

Banyak kalimat yang menampar saya.

Saya yang baru belajar berjualan ini, sempat berpikir bahwa saya harus punya mentor.

Tapi kini saya sadar, saya seharusnya siap belajar sendiri.

Siap membuat keputusan: benar atau salah. Siap menghadapi apapun yang terjadi. Dengan rencana matang yang disiapkan berhari-hari atau keputusan cepat yang saya ambil dalam hitungan detik.

Sekian dari saya. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Personal Blog:

Podcast:

Written by

Talks about Movies & Pop culture | Personal Blog: aldypradana.com | Instagram: @aldy_pradana17 & @arsenio.store.id | https://karyakarsa.com/aldypradana17

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store