3 Bentuk Konten Paling Efektif di Social Media

Ekrut.com

Untuk menyampaikan konten di media sosial, kita dapat menggunakan 3 bentuk konten yang berbeda: audio, video, atau teks.

Jika menggunakan audio, kamu bisa merekam podcast sepanjang yang kamu bisa.

Dengan audio, tetap gunakan formula 3P: Point, Prove, Perform.

Mulai dengan poin, membuktikan dengan contoh, dan memberitahu bahwa para pendengar bisa melakukannya sendiri.

Selengkapnya tentang 3P ada di sini:

Hal terpenting yang harus diperhatikan saat merekam audio adalah kualitas suara. Kualitas suara yang bagus datang dari pemilihan alat yang tepat untuk merekam suaramu. Gunakan mikrofon terbaik yang bisa kamu dapatkan untuk merekam suaramu secara maksimal.

https://freewaysocial.com/

Konten video jelas menjadi konten paling pamungkas.

Bisa dilihat di YouTube, banyak sekali tutorial, juga tips & trick tentang banyak hal.

Tapi, apakah semua orang merekam video?

Jawabannya, tidak. Karena masih banyak orang terinstimidasi untuk mencobanya.

Di video, semuanya terlihat. Kamu gugup akan terlihat di video. Pencahayaan yang kurang akan tampak, suara apapun bisa masuk. Sama sekali tidak ada tempat untuk sembunyi.

Di buku yang sedang saya baca, buku Unmarketing tulisan Scott Stratten, kamu tidak perlu membuat konten video kalau merasa tantangannya terlalu besar.

Ada konten audio dan teks yang bisa menjadi andalan.

Namun, kalau kamu bersikeras membuat konten video, maka ini akan menjadi penghubung yang hebat, lebih personal, dan lebih dekat dengan pasarmu.

Orang yang tidak bisa menemuimu, dapat melihatmu lewat video, dan dari sana, akan terbangun “kepercayaan”.

Media video dapat memberikan tips & trick lebih efektif, dan lebih mudah tersampaikan kepada banyak orang.

Keuntungan lainnya, kamu bisa merekam video dan menguploadnya ke YouTube, kamu juga bisa mengambil audio dari video tersebut dan menguploadnya sebagai Podcast.

http://www.pa-unaaha.go.id/

Kalau menulis adalah kemampuan terbaikmu, berfokuslah dalam membuat tulisan yang bagus.

Jangan terlalu fokus pada mengedit tulisan, tapi fokuslah untuk membangkitkan emosi dari pembaca. Pusatkan pikiran untuk menulis dengan passion.

Fokuskan perhatianmu pada apa yang pembaca akan dapatkan dari postinganmu.

Intinya selalu sama: informasi yang bisa didapatkan dari kontenmu. Terserah mau formatnya konten audio, video, atau teks.

Pilih saja yang metode yang terbaik, atau lakukan semuanya jika kamu sanggup.

Atau, lakukan survei, tanya ke beberapa orang, mereka lebih suka konten apa darimu.

Kalau saya sendiri, mencoba melakukan semuanya, tapi dengan format yang serupa tapi tak sama.

Di personal blog: saya sekarang hanya bercerita tentang kehidupan saya.

Di blog Medium: saya menulis tentang social media, film, dan pop culture.

Di podcast: saya ngobrolin film, opini random, dan cerita pribadi.

Di KaryaKarsa: saya menulis cerpen fiksi & nonfiksi.

Begitu saja, rangkuman saya dari bab ke 44 dari buku Unmarketing.

Semoga tulisan ini bermanfaat.

Sekian dan terima kasih.

Instagram: @arsenio.store.id

Talks about Social Media, Movies, & Pop culture | Personal Blog: aldypradana.com | Instagram: @aldy_pradana17 & @arsenio.store.id

Talks about Social Media, Movies, & Pop culture | Personal Blog: aldypradana.com | Instagram: @aldy_pradana17 & @arsenio.store.id